Desa Wisata Kembang Arum


Desa wisata ini menggabungkan keasrian alam, kesejukan udara pegunungan, dan kearifan tradisional, termasuk dalam hal ini bangunan-bangunan tempat tinggal. Sebuah desa wisata yang terletak 20 km dari pusat kota Yogyakarta. Desa wisata dengan luas kurang lebih 4 Hektar mempunyai pemandangan alam yang menakjubkan. Sawah yang hijau terbentang, perkebunan salak yang tertata rapi, sungai yang jernih dan jalan yang diperindah dengan tembok terbuat dari batu membuat desa ini layak mendapat predikat sebagai salah satu desa wisata terindah di Yogyakarta.

Desa wisata Kembang Arum ini menyajikan banyak area melukis dengan pemandangan yang berbeda-beda. Bentang lahan dengan rerimbunan pohon diberbagai lokasi disulap menjadi arena permainan yang mengasyikan. Apalagi udara di desa ini cukup sejuk. Desa Kembang arum juga memiliki bangunan-bangunan tua dengan gaya khas masyarakat desa seperti rumah tua, gardu, dan Joglo. Pengunjung juga dapat menginap di rumah-rumah penduduk yang khusus digunakan untuk home stay. Rumah-rumah untuk homestay ini adalah rumah-rumah penduduk yang masih asli yang berupa rumah kayu dan bambu yang tidak bertembok.

Ada hal yang unik mengiringi perkembangan desa wisata ini. Sebelum menjadi desa yang asri dan dikunjungi oleh banyak wisatawan, desa ini hanyalah sebuah desa biasa yang daya tarik keindahannya belum kelihatan. Bahkan desa ini tergolong salah satu desa termiskin atau tertinggal di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Kehebatan para pengelola dan kerjasama warga membuat desa termiskin itu kini menjdi desa yang dikagumi dan didatangi banyak orang.

2 comments:

vera said...

wahh, salut buat desanya,, bagus nih

ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ betrikadea said...

setuju deh sama kamu , semoga menjadi inspirasi desa-desa lain untuk lebih baik lagi

Post a Comment